Free Reservasi
Banyak yang bertanya, "Dok, kenapa gigi bungsu saya harus dioperasi, bukan dicabut biasa?". Jawabannya karena posisi. Gigi bungsu (geraham ketiga) seringkali tumbuh miring, melintang, atau terjebak di dalam gusi karena rahang tidak punya cukup ruang. Kondisi ini disebut impaksi.
Karena posisinya yang tersembunyi atau terhalang tulang, dokter perlu melakukan tindakan bedah kecil yang disebut Odontektomi.
Jangan menunggu sakit untuk bertindak. Gigi bungsu yang impaksi dapat menyebabkan:
Perikoronitis: Infeksi dan bengkak pada gusi di sekitar gigi tersebut.
Kerusakan Gigi Tetangga: Gigi bungsu yang miring akan mendorong gigi geraham di depannya hingga berlubang atau goyang.
Kista: Dalam beberapa kasus, kantung di sekitar gigi yang tertanam bisa berubah menjadi kista yang merusak tulang rahang.
Nyeri Menjalar: Sakit yang bisa terasa sampai ke telinga atau menyebabkan pusing (sakit kepala).
Sebelum naik ke kursi gigi, ada dua hal krusial yang harus dilakukan:
Rontgen Panoramic: Ini wajib. Dokter perlu melihat posisi akar gigi, kedekatannya dengan saraf rahang, dan kepadatan tulangnya.
Kondisi Fisik: Pastikan Anda sudah sarapan dan sampaikan ke dokter jika memiliki riwayat penyakit sistemik (seperti tekanan darah tinggi atau diabetes) serta alergi obat.
Proses ini biasanya memakan waktu 30–60 menit, tergantung tingkat kesulitan:
Anestesi (Pembiusan): Area gigi akan dibuat mati rasa total. Anda akan tetap sadar, tapi tidak merasakan nyeri.
Pembukaan Gusi: Dokter akan membuat sayatan kecil pada gusi untuk melihat gigi yang tersembunyi.
Pengambilan Tulang & Pemotongan Gigi: Jika gigi terhalang tulang, sedikit tulang akan dibuang. Seringkali, gigi dipotong menjadi beberapa bagian kecil agar lebih mudah dikeluarkan tanpa trauma besar pada rahang.
Pembersihan & Penjahitan: Setelah gigi keluar, area tersebut dibersihkan dari sisa jaringan dan dijahit agar luka menutup dengan rapi.
Apa yang Anda lakukan di rumah sangat menentukan kecepatan penyembuhan.
24 Jam Pertama: Jangan berkumur terlalu kuat, jangan meludah sembarangan, dan jangan menggunakan sedotan. Kita butuh darah membeku (clot) di lubang bekas gigi sebagai "penutup alami" luka.
Kompres: Gunakan es batu di pipi (20 menit tempel, 20 menit lepas) untuk mengurangi bengkak di hari pertama.
Makanan: Konsumsi makanan lunak dan dingin (seperti es krim atau bubur halus). Hindari makanan panas dan pedas.
Obat: Minum antibiotik dan pereda nyeri sesuai instruksi dokter secara teratur.
Bengkak adalah hal normal dan biasanya mencapai puncaknya di hari ke-3. Namun, segera hubungi dokter jika:
Perdarahan tidak berhenti setelah ditekan kasa selama berjam-jam.
Rasa sakit yang hebat muncul di hari ke-4 (indikasi Dry Socket atau lepasnya bekuan darah).
Demam tinggi atau nanah keluar dari bekas jahitan.
Kesimpulan Odontektomi adalah prosedur rutin yang aman. Dengan teknologi dan teknik anestesi saat ini, rasa tidak nyaman selama prosedur bisa diminimalisir secara maksimal. Lebih baik mengambil gigi tersebut sekarang daripada membiarkannya merusak gigi sehat lainnya.
Apakah Anda sudah memiliki hasil rontgen panoramic untuk gigi bungsu Anda? Saya bisa membantu membacakannya jika Anda ingin mendiskusikan posisi giginya.
Penulis : WDC drg