Free Reservasi
Karang gigi adalah "rumah" bagi jutaan bakteri. Jika dibiarkan, bakteri ini akan menyebabkan:
Gingivitis: Gusi meradang, berwarna merah cerah, dan mudah berdarah saat sikat gigi.
Periodontitis: Infeksi yang lebih dalam hingga merusak tulang penyangga gigi. Inilah penyebab utama gigi goyang dan copot sendiri meski giginya tidak berlubang.
Halitosis (Bau Mulut): Bau mulut yang tidak hilang meski sudah pakai mouthwash biasanya bersumber dari gas yang dihasilkan bakteri di karang gigi.
Masalah Sistemik: Penelitian menunjukkan bakteri dari infeksi gusi dapat masuk ke aliran darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung serta diabetes.
Prosedurnya relatif cepat (30–60 menit) dan terbagi dalam beberapa tahap:
Pemeriksaan Area: Dokter akan mengecek persebaran karang gigi, apakah hanya di atas gusi atau sudah masuk ke dalam saku gusi (subgingival).
Proses Pembersihan: Kami menggunakan alat Ultrasonic Scaler. Alat ini bekerja dengan getaran halus dan semprotan air untuk merontokkan karang gigi tanpa merusak lapisan email gigi Anda. Jadi, jangan khawatir, gigi Anda tidak sedang dikikis atau ditipiskan.
Stain Removal (Pembersihan Noda): Jika Anda perokok atau hobi minum kopi/teh, dokter akan membersihkan noda hitam atau kecokelatan yang menempel di gigi.
Polishing (Pemolesan): Tahap akhir di mana gigi dipoles dengan pasta khusus agar permukaannya licin. Permukaan gigi yang licin membuat plak sulit menempel kembali.
Ini adalah mitos yang paling sering saya dengar.
Rasa Ngilu: Setelah karang gigi yang tebal dibuang, akar gigi yang tadinya tertutup karang akan "terekspos" sementara terhadap suhu. Ini yang menyebabkan rasa linu.
Gigi Terasa Renggang: Karang gigi yang tebal seringkali menutupi celah antar gigi. Begitu dibuang, celah aslinya terlihat kembali. Jadi, bukan scaling yang membuat renggang, tapi karang gigi yang selama ini "menyumbat" celah tersebut. Rasa linu ini biasanya hanya bertahan 1–2 hari dan akan hilang dengan sendirinya.
Agar hasilnya maksimal dan nyaman:
Hindari Suhu Ekstrem: Selama 24 jam pertama, hindari makanan/minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin jika gigi terasa sensitif.
Gunakan Sikat Gigi Lembut: Gusi Anda mungkin sedikit trauma setelah pembersihan, gunakan sikat gigi berbulu soft.
Gunakan Pasta Gigi Sensitif: Jika diperlukan, ini sangat membantu meredakan linu di hari-hari awal.
Lakukan scaling setidaknya 6 bulan sekali. Jangan menunggu gusi berdarah atau gigi goyang baru datang ke dokter gigi. Scaling adalah langkah pencegahan yang jauh lebih nyaman dan ekonomis daripada harus melakukan pencabutan atau operasi gusi di kemudian hari.